Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Enrekang kembali melakukan sosialisasi tentang pentingnya zakat profesi bagi para ASN di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Kabupaten Enrekang.
Dalam acara sosialisasi tersebut, hadir Kepala Lapas Enrekang Tubagus M Chaidir, Ketua MUI Enrekang KH Amir Mustafa, Pimpina Baznas, Dr Ilham Kadir dan Baharuddin, serta segenap ASN di lingkup Lapas Kelas II B Enrekang. Acara belangsung di aula Lapas, Rabu (13/2/2019).
Dalam sambutannya, Kepala Lapas mengatakan bahwa selama ini pihak Lapas sudah beberapa kali menjalin kerjasama dengan Baznas, baik dalam bentuk pembangunan mental rohani bagi para warga binaan seperti pesantren kilat di Bulan Suci Ramadan, khataman al-Qur’an bersama, hingga bantuan pemberdayaan berupa life skill untuk para warga binaan.
“Kami sangat beterima kasih sama Baznas karena selama ini telah banyak membantu warga binaan kami, semoga dengan dibentuknya UPZ di sini makin memperkuat kerjasama kita,” ujar Kepala Lapas Enrekang, Tubagus M Chaidir.
Selain itu, ia juga menekankan bahwa pada dasarnya seluruh ASN dalam lingkup Lapas Enrekang selama ini sudah ada infaknya yang disalurkan di berbagai tempat. Hanya saja dengan adanya UPZ pasti akan lebih profesional pengumpulan dan pengelolaannya.
“Bahkan ada beberapa warga binaan kami yang bisa dimanfaatkan untuk membantu orang lain dalam bentuk skil, seperti memperbaiki rumah hingga membangun WC di masjid,” tegas Tubagus.
Ada pun penyampaian dari Pimpinan Baznas Enrekang lebih pada sisi pendayagunaan zakat.
“Karena warga binaan di sini mayoritas butuh bantuan, terutama dalam hal pemberdayaan maka sangat tepat jika dibentuk UPZ di ruang lingkup Lapas,” harap Ilham Kadir.
Selain itu, menurut novelis yang kini menetap di Enrekang itu menekankan bahwa zakat, infak, dan sedekah yang kita keluarkan akan kembali pada diri kita masing-masing.
“Pecayalah bahwa harta yang kita miliki sesungguhnya adalah yang kita keluarkan di jalan Allah dalam bentuk zakat, infak, dan sedekah, selain itu ia akan usang dan jadi kotoran, tutupnya.
Dr Ilham Kadir bersama Baharuddin mewakili Pimpinan Baznas Enrekang juga membagikan buku “Panduan Praktis Berzakat” kepada Kepala Lapas Enrekang sebelum acara sosialisasi selesai.
