Seorang warga Kecamatan Bungin, Kabupaten Enrekang, bernama Rusli (38), terkena kanker anus stadium 3, kini dirujuk ke Rumah Sakit Pelamonia Makassar.
Rusli yang berprofesi sebagai petani dan memiliki empat anak hidup dalam keadaan pas-pasan.
Ketika terkena penyakit kanker anus secara otomatis kehidupan rumah tangganya jadi makin susah.
“Jangankan berobat, untuk kebutuhan harian saja keluarga ini butuh bantuan,” kata Istri Rusli, Anti (37).
Melihat keadaan tersebut, Baznas Enrekang turut membantu keluarga Rusli. Bantuan diterima langsung oleh istrinya di depan kantor Baznas Enrekang, pada Jumat (22/2/2019), yang diserahkan langsung oleh Pimpinan Baznas Enrekang, Ilham Kadir dan Basruddin.
“Saya sangat berterima kasih kepada Baznas yang telah dua kali menyalurkan bantuan kepada suami saya. Saya terharu karena tidak menyangka bisa mendapatkan perhatian seperti ini dari Baznas,” ujar Anti dengan mata berkaca-kaca.
Ada pun dari Pimpinan Baznas, Iham Kadir, mengatakan bahwa cobaan yang dialmi oleh Pak Rusli adalah ujian bagi kita semua.
“Ini ujian buat kita semua, apakah kita turut berpartisipasi dalam meringankan beban keluarga Pak Rusli atau sebaliknya. Semoga dana yang sedikit ini bisa bermanfaat buat keluarga Pak Rusli sekeluarga,” harap Dr. Ilham Kadir.
Demikian pula yang disampaikan oleh Pimpinan Baznas lainnya, Basruddin. Ia berharap agar Pak Rusli lekas sembuh dan kembali beraktivitas dengan normal.
“Semoga Bapak lekas sembuh, jangan tinggalkan salat, rajin berdzikir dan berdoa semoga Allah mengangkat penyakit Bapak,” harap Basruddin di hadapan Pak Rusli yang terbaring di dalam mobil ambulance.
Rencanya Pak Rusli akan melakukan kemoterapi selama tujuh hari di Rumah Sakit Pelamonia Makassar.
