Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Enrekang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Enrekang menggelar program khitanan atau sunatan massal di Kabupaten Enrekang, Rabu-Kamis (27-28/6/2019).
Total kurang lebih 800 peserta yang mengikuti sunat atau khitanan gratis dalam kegiatan itu.
Untuk itu Bupati Enrekang, Muslimin Bando, turut memantau pelaksanaan khitanan atau sunat gratis di Puskesmas Kecamatan Baraka.
Dalam kesempatan itu, Muslimin Bando, mengapresiasi kegiatan sosial tersebut karena fokusnya kepada warga kurang mampu.
“Ini tentu adalah hal yang positif apalagi yang dibantu adalah warga kurang mampu,” kata Muslimin Bando.
Sementara Ketua UPZ Kecamatan Baraka, Rudi Hartono, mengatakan, pelaksanaan khitanan Massal yang sedang berlangsung berjalan normal tanpa ada kendala.
Hal itu lantaran persiapan yang dilakukan para panitia dan tenaga medis sudah dimatangkan sejak awal.
Termasuk peserta harus membawa foto kopi kartu keluarga dan surat keterangan tidak mampu dari desa dan kelurahan.
“Hal ini dilakukan karena dana yang dipakai dalam program bersumber dari zakat warga Kabupaten Enrekang,” ujarnya.
Terpisah, Pimpinan Baznas Enrekang bidang pengumpulan, Baharuddin mengatakan, kegiatan itu merupakan bagian dari kampanye dan gerakan sadar zakat.
Juga sebagai jawaban atas pertanyaan dimana saja dana zakat infaq shodakah yang di kumpulkan Baznas Enrekang.
“Inilah salurannya dan selalu berbasis fakir miskin. Bantuan kesehatan, pendidikan, ekonomi dan lainnya, semua berbasis miskin dan delapan asnap penerima manfaat zakat,”tuturnya.
