Berita

PENGELOLA BAZNAS ENREKANG MINTA ZAKAT DARI PERNIAGAAN BISA MAKSIMAL

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Enrekang menggelar sosialisasi gerakan sadar zakat di Aula Kantor Camat Buntu Batu, Kabupaten Enrekang, Jum’at (23/8/2019).

Kegiatan itu dihadiri, Pimpinan Baznas Enrekang, Mursyid Saleh Mallappa dan Baharuddin serta juga wakil Ketua MUI Enrekang, Ustadz Mardan.

Dalam Kesempatan itu, Wakil Ketua I Baznas Enrekang, Baharuddin, mengatakan gerakan sadar zakat adalah bentuk kampanye untuk mengajak masyarakat tertib berzakat sesuai rukun Islam.

Menurutnya, saat ini Baznas fokus juga dalam hal upaya zakat berbasis segmen komunitas pengusaha, pedagang dan industri usaha.

Hal itu dalam rangka penyadaran akan kewajiban rukun Islam ketiga, sebab betapa urgennya kesadaran berzakat bagi umat muslim apabila terlaksana sesuai ketentuan Syariah Islam.

” Karena dana zakat yang terkumpul nanti berdampak positif yang luas terhadap keberlangsungan kehidupan umat manusia,” kata Baharuddin, Jum’at (23/8/2019).

Ia menjelaskan, ada 90 persen ekonomi dikendalikan oleh pengusaha, sebab mereka punya modal, tabungan, usaha, pertanian dan pertokoan.

Sehingga kewajiban zakat pada mereka harus disadarkan dan diingatkan agar dapat berkontrbusi dalam kemajuan zakat.

Baharuddin mengungkapkan, dengan visi menjadi kabupaten Muzakki. Upaya yang dilakukannya adalah membangun budaya berzakat.

Dengan fokus pada pola layanan muzakki makin muda bayar zakat, dengan system jemput zakat.

“Tahapan membangun budaya infaq dan shodaqah dan zakat fitrah itu sudah tumbuh menjadi budaya masyarakat Enrekang,” ujarnya.

Sementar Ketua Baznas Enrekang, MursyidSalehMallappa, mengatakan Baznas Enrekang di tengah masyarakat telah menerima manfaat dana dana zakat.

Untuk itu, sosialisasi gerakan sadar zakat yang sasarannya pada kelompok pengusaha sudah tepat.

Karena potensi zakat perniagaan khususnya di Kecamatan Buntu Batu sangat besar.

Masyarakat pengusaha perlu tahu bahwa esensi zakat itu adalah aksi peduli dan ketentuan Allah untuk menolong orang kurang beruntung dari sisi ekonomi.

“Saya ambil sampel kurban di Kecamatan Buntu batu sebanyak 237 ekor sapi dengan Rp 2,5 milyar. Di lihat dari sudut pandang potensi zakat, tentu sangat luar biasa,” tuturnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baznas Kabupaten Enrekang.

Copyright © 2018-2022 Baznas Kab.Enrekang. Support by Mandarweb.com

To Top