Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Enrekang kembali bekerja sama dengan Sekolah Athira Bone untuk menjaring siswa kurang mampu yang berprestasi untuk mendapatkan beasiswa.
Kali ini, sebanyak 70 siswa di Kabupaten Enrekang mengikuti seleksi penerimaan peserta didik baru SMP dan SMA Islam Athirah Boarding School Bone se-Kabupaten Enrekang tahun ajaran 2020-2021.
Pelaksanaan tes dilangsungkan di SMPN 2 Enrekang, Jl. Emmy Saelan No.11, Kelurahan Juppandang, Kecamatan Enrekang.
Peserta masing-masing dari SD sebanyak 26 siswa/siswi dan 44 dari tingkat SMP. Dari jumlah tersebut, ada dua peserta yang masuk program mandiri atau bayar sendiri.
Sekolah Islam Athirah Bone saat ini merupakan sekolah unggulan nomor wahid di Indonesia Timur.
Banyak orang tua berharap dan bermimpi agar anaknya bisa sekolah di sana. Sekolah Athirah Bone menyediakan dua jalur penerimaan.
Sebanyak 70 persen full beasiswa dari Yayasan Kalla, dan lebihnya mandiri atau bayar sendiri. Biasanya uang pangkal 25 juta dan iuran bulanan 3,5 juta rupiah.
Ketua Panitia seleksi, Ilham Kadir mengatakan, setiap tahun peserta seleksi selalu banyak.
“Ini menandakan bahwa banyak orang tua sudah mengenal dan mengetahui prestasi Sekolah Islam Athirah Bone,” kata Ilham Kadir, Jumat (28/2/2020).
Guru Pondok Pesantren Darul Falah Enrekang itu, menegaskan bahwa program ini merupakan program rutin tahunan.
Dan sudah masuk tahun keempat Baznas Kabupaten Enrekang bekerjasama dengan Athirah Boarding School Bone.
“Ini menunjukkan bahwa Baznas benar-benar serius mengentaskan kemiskinan, termasuk mendorong anak-anak cerdas dari keluarga miskin untuk sekolah di sekolah bergengsi dan berprestasi seperti Sekolah Islam Arhirah Bone,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pendidikan adalah investasi paling berharga, generasi yang unggul dari sumber daya manusia akan keluar dari zona kemiskinan.
Dengan ilmu dan pendidikan mereka pasti bisa mandiri serta menjadi generasi penerus bangsa.
Pimpinan Baznas Enrekang ini, menyampaikan sudah ada 40 lebih anak dari keluarga kurang mampu difasilitasi oleh Baznas yang sedang belajar di sekolah yang dibangun oleh Jusuf Kalla itu.
“Saya berharap agar tahun ini bisa kembali meloloskan anak-anak cerdas dari Enrekang untuk belajar Sekolah Athirah Bone,” harapnya.
