Rusli yang terserang kanker anus, kini sedang terkapar di RS Wahidin Sudirohusodo Makassar. Sudah enam bulan yang bersangkutan berada di rumah sakit.
Baznas Enrekang pun segera menyalurkan bantuan untuk meringankan beban keluarganya. Sebagian biaya pengobatan ditanggung oleh Baznas. Bantuan pun diserahkan langsung oleh Pimpinan Baznas Enrekang, Ilham Kadir.
“Bantuan pengobatan bagi mereka yang sakit dari kalangan kurang mampu menjadi salah satu program Baznas Enrekang. jadi, kita wajib membantunya. Apalagi uang itu juga merupakan amanah yang harus diteruskan kepada para penerima zakat,” ungkap Ilham Kadir, Senin, 2 April.
Ia pun menambahkan, siapa pun dari masyarakat Enrekang yang sakit dan punya cukup biaya berobat, maka Baznas siap memberikan bantuan. Pihak keluarga dapat memohon melalui pegawai UPZ Baznas tingkat kecamatan dan desa.
“Termasuk mereka yang punya BPJS dan KIS tapi tidak berobat karena tidak ada ongkos transportasi ke rumah sakit. Orang begini layak dibantu. Sebab kita tidak boleh membiarkan masyarakat sakit tanpa ada usaha berobat hanya karena tidak ada biaya,” jelas ayah dua putri ini.
Warga Desa Bungin tersebut sangat beterima kasih atas perhatian dan bantuan dari Baznas Enrekang itu.
