Baznas Enrekang mengadakan acara Webinar Nasional bekerja sama dengan Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Enrekang. Acara akan berlangsung Esok Pagi di Aula Kampus Universitas Muhammadiyah (Unimen) Enrekang, (31/8/2021).
Ada pun tema yang diusung dalam webinar kali ini adalah “Gerakan Cinta Zakat Untuk Mewujudkan Indonesia Sejahtera”. Para narasumber merupakan praktisi dan pakar di bidang zakat dan wakaf. Dimulai dari Direktur Utama Baznas RI Mohammad Arifim Purwakananta, lalu Komisioner Badan Wakaf RI dan Mantan Direktur Pendistribusian Baznas RI, juga Dosen Ekonomi Syariah IPB, Dr. Irfan Syauqi Beik. Pembicara ketiga adalah, akademisi dan praktisi zakat dan wakaf, Direktur Indonesia Waqf Institute dan Dosen Universitty Malaysia Terengganu, Dr Bayu Taufiq Possumah, dan pemateri terakhir adalah seorang penulis produktif sekaligus Pimpinan Baznas Enrekang dan Dosen Unimen, Dr Ilham Kadir, MA. Tampil pula Bapak Bupati Enrekang, Drs. H. Muslimin Bando sebagai keynote speaker.
Acara ini akan dipandu oleh dua moderator, pada sesi pertama akan dipandu oleh Pimpinan Baznas Enrekang, Baharuddin, MM., Pada sesi selanjutnya akan dipandu oleh akademisi, Dr. Baharuddin, M.Pd.
Acara Webinar Nasional ini diadakan dengan bentuk hybrid, sebagian peserta hadir di Aula Unimen dan sebagian lainnya cukup via zoom di tempat masing-masing.

Ketika ditanya terkait tujuan diadakannya acara Webinar Nasional tetang zakat, Ketua Panitia mengatakan bahwa diharapkan lewat acara ilmiah ini masyarakat luas terutama mahasiswa dan generasi milenial harus paham tentang syariat zakat.
“Apalagi di Baznas Pusat tahun ini mengusung tema ‘Gerakan Cinta Zakat’ maka harus direspon dengan tepat agar masyarakat luas benar-benar mencintai syariat zakat,” kata Ketua Panitia, Dedi Setiawan.
Dedi berjarap agar para aktivis kepemudaan yang ada di Enrekang ikut hadir dalam acara seminar nasional ini.
“Kami berharap supaya para aktivis dari rekan-rekan pemuda ikut hadir, mendengarkan para pakar dan praktisi zakat berbicara. Supaya memahami zakat dan tata kelolanya dengam utuh,” lanjutnya.
