Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mengembangkan program beasiswa untuk para mustahik di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan. Komitmen ini dimulai dengan koordinasi pertemuan daring antara Lembaga Beasiswa BAZNAS (LBB) dengan BAZNAS Kabupaten Enrekang, Kamis (3/12/2020).
Direktur Lembaha Beasiswa BAZNAS (LBB), Sri Nurhidayah mengatakan dalam mengembangkan program beasiswa untuk mustahik, pendampingan menjadi salah satu kuncinya.
“Pembinaan adalah kunci, oleh karena itu kami selalu memastikan bahwa program beasiswa yang kami berikan selalu disertai dengan pembinaan. Harapannya, pembinaan ini dapat mengoptimalkan kemampuan yang ada pada diri mereka dan menjadi bahan akselerasi untuk mencapai impian dan cita-cita peserta beasiswa”, kata Nurhidayah.
BAZNAS Kabupaten Enrekang, Ilham Kamba mengatakan, pihaknya sudah sejak lama menyelenggarakan program beasiswa, namun BAZNAS Enrekang ingin manfaat dari penyaluran beasiswa bisa lebih luas dan bermanfaat banyak bagi para mustahik.
“Selama ini, di BAZNAS Kabupaten Enrekang, kami melayani berbagai program beasiswa, di antaranya beasiswa bagi para imam dan da’i, beasiswa penyelesaian studi, beasiswa subsisidi utang pendidikan, dan beasiswa masuk ke sekolah binaan BAZNAS (SMP). Namun, semua itu masih sifatnya satu kali penyaluran, tidak ada program pendampingan. Melalui pertemuan ini, kami bisa mendapat inspirasi saat memulai program beasiswa dengan pendampingan”, kata Ilham.
Pertemuan yang dilakukan secara daring ini diharapkan bisa menjadi langkah awal baru dan pijakan baik dalam upaya berkembangnya pendidikan untuk mustahik di Kabupaten Enrekang melalui program beasiswa BAZNAS.
Ia berharap, melalui sinergi program, akan semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat kebermanfaatan zakat.
