Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sinjai berkunjung ke BAZNAS Enrekang, Rabu (30/3/2022). Rombongan terdiri dari Ketua BAZNAS Sinjai, Ustad Muzakkir dan Kabag Kesra Pemda Sinjai dan staf pendistribusian.
Rombongan diterima langsung oleh tiga Pimpinan BAZNAS Enrekang, drh. H. Junwar, Baharuddin, dan Dr. Ilham Kadir, serta Kepala Sekretariat, Ilham Kamba dan Kepala Bidang SDM Rudi Hartono di Kantor BAZNAS Enrekang, Jl. Jend. Sudirman No. 8. Enrekang.

Ketua BAZNAS Enrekang, drh. Junwar menyampaikan ucapan selamat datang kepada rombongan.
“Selamat datang kami ucapkan kepada Rombongan dari BAZNAS Sinjai. Semoga silaturrahim kita hari ini menjadi wasilah agar Allah karunia kita rezeki yang banyak dan umur yang panjang agar bisa berbuat kebaikan sebanyak-banyaknya. Sekali lagi selamat datang,!” Ucap Ketua BAZNAS Enrekng, H. Junwar.
Ketua BAZNAS Sinjai menyampaikan terima kasih banyak kepada BAZNAS Enrekang karena telah diterima dan dijamu dengan baik.
“Kami sudah berkunjung ke berbagai kantor BAZNAS di Indonesia, termasuk di Jawa, dan baru kali ini kami menemukan kantor BAZNAS kabupaten atau kota yang benar-benar memenuhi standar, selain amilnya kompeten, kantornya juga sangat representatif, bagi kami, untuk standari kabupaten dan kota, BAZNAS Enrekang yang terbaik,” puji Ketua BAZNAS Sinjai, Ustad Muzakkir.
Ia menambahkan bahwa karena Enrekang ini gaungnya sudah menasional, berbagai penghargaan telah diraih, maka kami datang untuk mempelajari, apa saja kiat-kiatnya agar BAZNAS Sinjai bisa mengikuti jejak BAZNAS Enrekang.
Sementara itu, Pimpinan BAZNAS Bidang SDM, Umum dan ADM, Dr Ilham Kadir menyampaikan bahwa secara keseluruhan, dari nasional ke daerah, masalah pokok BAZNAS itu ada empat.
“Regulasi yang belum merata di daerah, SDM Amil Pelaksana belum merata kualitasnya, kurangnya literasi zakat, dan minimnya dukungan dana hibah pemerintah daerah ke BAZNAS,” paparnya.
Untuk BAZNAS Enrekang, keempat permasalahan tersebut di atas sudah hampir selesai, jadi kami sudah benar-benar fokus bekerja dengan baik. Menyusun perencanaan, melaksanakan perencanaan, mengendalikan program-program dengan baik, dan membuat laporan sesuai standar.
“Namun tetap harus terus belajar, meningkatkan kapasitas amil agar makin paham tentang tugas dan fungsi seorang amil,” tutup Anggota Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia itu.
Sehabis diskusi, BAZNAS Enrekang menyerahkan beberapa buku yang berisi literasi zakat, baik fikih maupun regulasi kepada Ketua BAZNAS Sinjai.
