Tim Pusat Kajian Strategis (Puskas) Baznas pusat menyambangi lokasi Zakat Community Development (ZCD) di Desa Cendana, Kecamatan Cendana, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan.
Kedatangannya untuk mensosialisasikan program Indeks Desa Zakat (IDZ). IDZ adalah sebuah metode alat ukur keberhasilan pemberdayaan zakat di sebuah desa.
“Kita ingin melihat dan wawancara langsung masyarakat serta mengumpulkan dan mencari data-data tentang potensi Desa Cendana ini,” kata Peneliti Puskas Baznas Pusat, Kamilah , Senin (12/3/2018).
Ia menjelaskan, hasil dari data-data tersebut akan dijadikan bahan penelitian IDZ untuk dipetakan secara konprehensif.
Sehingga perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi program akan lebih objektif, tepat sasaran dan kesejahteraan masyarakat desa dapat meningkat.
“Dari hasil pantauan kami, kondisi disini sangat baik, sinergi program antara Baznas dengan Pemda berjalan baik sekali, terbukti dengan dukungan program pengembangan sapi perah di Desa Cendana ini,” tuturnya.
Sementara Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakin) Enrekang, Junwar menyambut baik rombongan Tim Puskas dari Baznas Pusat.
Ia berharap, dengan kerjasama Baznas dapat mengangkat tarap hidup masyarakat Desa Cendana, menjadi lebih sejahtera.
“Kecamatan Cendana ini adalah kawasan ternak sapi perah nasional, satu-satunya di luar Pulau Jawa, semoga hadirnya Baznas dapat meningkatkan perekonomian para peternak sapi perah,” katanya.(*)
