Banjir melanda sejumlah wilayah di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) seperti Kota Makassar, Kabupaaten Gowa, Maros, Jeneponto dan Pangkep.
Bencana mengakibatkan sejumlah warga harus mengungsi dan membutuhkan bantian baik air bersih, makanan dan obat-obatan.
Bupati Enrekang, Muslimin Bando, mengambil inisiatif memberikan bantuan.
Ia memanggil Baznas Enrrkang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) untuk membahas apa saja bantuan yang bisa disalurkan ke lokasi bencana.
Rapat persiapan pengiriman bantuan di Rumah Jabatan Bupati Enrekang, Rabu (23/1/2019).
“Kita harus memberikan bantuan pada korban banjir yang menyebar di sekitar Makassar, tapi langkah awal kita sebaiknya cukup tangani sekitar Maros dan Pangkep, sebab belum ada akses ke Makassar,” kata Muslimin Bando.
Menurutnya, yang terpenting dalam memberikan bantuan prinsip utama yaitu harus hemat, tepat sasaran, dan efektif.
Sementara Pimpina Baznas Enrekang, Ilham Kadir, mengatakan pihaknya siap membantu para korban banjir tersebut.
“Baznas siap berkontribusi dalam memberikan bantuan, untuk saat ini kita dapat informasi bahwa bantuan yang sangat dibutuhkan adalah air bersih, makanan siap saji, makanan bayi, dan perahu karet, kita akan segera siapkan,” ujar Ilham Kadir.
Karena itu butuh kerjasama lintas instansi, karena mereka punya fasilitas untuk menyediakan dan menyuplai bantuan kepada korban.
“Kalau tak ada halangan, hari ini atau besok akan diadakan pelepasan oleh Bapak Bupati bagi mereka yang akan berangkat untuk memberikan bantuan ke Makassar dan sekitarnya,” ujarnya.
Rapat dihadiri empat unsur Pimpinan Baznas Enrekang. Mursyid S Mallappa, Kadir Lesang, Baharuddin, dan Ilham Kadir serta perwakilan BPBD dan Tagana Kabupaten Enrekang.
