Welli (70) tak banyak bicara saat ditemui anggota Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Enrekang. Matanya sembab, tangannya bergetar, menerima bantuan sebesar Rp 7 juta dari Baznas
Kakek yang tinggal di gubuk berukuran 2×3 itu hidup sebatang kara di Dusun Laba, Desa Rossoan, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang.
“Saya sangat bahagia dan senang mendapatkan bantuan seperti ini, terima kasih pada Baznas dan Pak Desa,” ujar Weli dengan nada terbata-bata sambil menyeka air matanya.
“Saya sangat bahagia dan senang mendapatkan bantuan seperti ini, terima kasih pada Baznas dan Pak Desa,”
Menurut Kepala Desa Rossoan Marsuki (51), pihaknya pernah meminta perhatian Dinas Sosial Enrekang untuk meringankan beban Welli, namun belum ada tanggapan.
“Akhirnya, kami mendengar bahwa Baznas punya program bedah rumah untuk kalangan fakir miskin, dan saya mencoba bermohon,Tidak butuh waktu lama, permohonan kami diterima, dan pihak Baznas pun turun melakukan kunjungan sekaligus membawa bantuan”. kata Marsuki kepada Sabtu (17/12/2016).
Ketua Bagian Pengumpulan Baznas Enrekang Kadir Lesang mengatakan, pihaknya menyalurkan Rp 7 juta untuk memperbaiki rumah Welli yang tak layak huni itu.”Insya Allah, minggu ini rumahnya sudah bisa diselesaikan,” ujar Marsuki
