Berita

Rumah Reot Serba Bambu di Desa Pana Dibantu BAZNAS Enrekang

Marinaja (70thn) warga dusun Pangrara desa Pana Kecamatan Alla, Kabupaten Enrekang, puluhan tahun hidup sebatang kara bersama rumah reotnya yang gelap-gulita.

Menyedihkan, melihat kondisi rumah Marinaja yang sangat kecil dan se-ukuran kasur (nomor-1) itupun tiang rumahnya hanya memakai 6 biji tiang bambu dengan ukuran kecil, dan dinding rumahnya juga memakai bambu campur papan, pokoknya serba Reot dan hampir rubuh, tentu dengan kondisi ini bisa saja mengancam nyawa ibu Marinaja ketika angin dan hujan datang.

Apalagi Letak rumahnya diatas gunung dan jauh dari jangkauan tetangga, hidupnya pun juga serba pas-pasan, sedangkan mata pencaharian hanya mengandalkan bertani, itupun dirinya seorang perempuan dan sudah lanjut usia.

Melihat kondisi ini dengan gerak cepat Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Enrekang yang dibantu para UPZ setempat segera terjun ke lapangan dan langsung memberi santunan, rabu 22/06/2022.

Adapun bantuan dana rumah layak huni yang diberikan berupa uang tunai sebanyak 10 juta rupiah, “kata pimpinan Baznas Enrekang, Kadir Lesang, di balik telpon selulernya.

Saat menyerahkan bantuan pimpinan Baznas Enrekang, Kadir Lesang menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata yang datangnya dari para muzakki, yang berzakat di BAZNAS Enrekang.

Semoga dengan adanya bantuan ini dapat meringankan beban ibu marinaja, serta rumahnya bisa segera menjadi rumah layak huni, “ujar Kadir Lesang

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baznas Kabupaten Enrekang.

Copyright © 2018-2022 Baznas Kab.Enrekang. Support by Mandarweb.com

To Top