Sebanyak seratus orang siswa siswi SD dan SMP se-kabupaten Enrekang mengikuti tes tahap pertama untuk masuk sekolah Athirah Bone yang diselenggarakan oleh Baznas Enrekang bekerjasama dengan Athirah Bone berlangsung, Selasa (27/2/2018) sore , di SMP Negeri 1 Enrekang.
Ketua Panitia seleksi Dr. Ilham Kadir, MA mengatakan pihaknya tidak menyangka jika peserta bisa sebanyak itu.
“Saya tidak menyangka akan sebanyak ini. Inilah bentuk antusias masyarakat yang ingin anaknya bersekolah disana dan kita tidak bisa menolak itu. Kemarin yang melapor hanya sekitar 50 siswa saja, tapi ternyata yang datang sudah sekitar seratus Siswa SD dan SMP”. Kata Ketua Panitia Seleksi yang juga Wakil Ketua Baznas Enrekang Ilham Kadir.
Sejak dua tahun terakhir Baznas Enrekang menjalin kerjasama dengan Athirah Bone salah satu sekolah unggulan di Indonesia Timur ini.



Ilham Kadir mengatakan, sasaran dari program ini adalah anak – anak dari keluarga tidak mampu namun cerdas dan mendapat peringkat satu hingga lima disekolahnya.
” ini baru tes tahap pertama. Ada empat tahapan tes yang harus mereka lalui yaitu tes potensi akademik,tes wawancara,tes kelayakan dari segi ekonomi. Setelah melewati tahapan ketiga, yang lolos akan diundang untuk mengikuti akademik Camp selama empat hari di sekolah Athirah Bone”. Imbuhnya.
Menurut Ilham, Akademik Camp itu bertujuan menguji mental calon siswa apakah mereka siap meninggalkan orang tua dan keluarganya untuk menuntut ilmu dan bersedia menerima teman teman mereka dari berbagai daerah.
Sementara itu Ruheda Kepala Sekolah MI Desa Buntu Barana,Kecamatan Curio sangat bersyukur karena diberi kesempatan untuk mengikutkan 8 orang siswanya.
” Saya berterima kasih kepada Baznas karena diberi kesempatan untuk mengikutkan anak didik saya tes masuk sekolah Athirah Bone. Apalagi saya punya siswa dari keluarga Muallaf yang cerdas tapi tidak mampu”. Kata Ruheda.
