Kekeluargaan di desa-desa pelosok Enrekang tergolong cukup tinggi. Kearifan lokal gotong royong dalam membangun rumah atau tobana masih tetap lestari.
Hal itu dutunjukkan warga Dusun Karangan, Desa Latimojong, Kecamatan Buntu Batu. Mereka berbondong-bondong membantu pembangunan rumah salah satu warganya yang miskin, Lahari. Warga ini juga telah mendapatkan beberapa sumbangan sebelumnya, seperti Baznas Enrekang, untuk bedah rumah.

Salah satu warga Karangan, Muslim berterima kasih dengan bantuan dari berbagai pihak untuk Lahari. Menurutnya, Lahari sudah lama butuh uluran tangan karena rumahnya yang sudah nyaris roboh. Setelah viral di media sosial, bantuan mengalir.
“Animo warga setempat sangat besar untuk bergotong royong mendirikan rumah Lahari,” tuturnya, Senin (12/2/2018). Ditambah lagi, para warga bekerja dengan ikhlas tanpa meminta upah apa pun.
Salah satu komisioner Baznas Enrekang, Baharuddin juga cukup terharu dengan besarnya semangat masyarakat di kaki Pegunungan Latimojong itu bergotong royong. Hal tersebut membuktikan kepedulian mereka masih sangat tinggi terhadap tetangganya.
“Sungguh luar biasa semangat bergotong royong dan kepedulian masyarakat terhadap sesama. Yang seperti itu patut mendapat acungan jempol. Bantuan kami dulu sebagai pancingan saja untuk bantuan-bantuan lainnya,” ungkapnya.
Dua pekan sebelumnya, Baznas telah menyumbangkan Rp10 juta untuk membedah rumah Lahari.
