Berita

YAYASAN PENDIDIKAN ATHIRAH SELEKSI ANAK-ANAK CERDAS DI ENREKANG

Untuk menjaring anak-anak yang berminat masuk menjadi calon anak didik Sekolah Athirah Bone, Yayasan Pendidikan Athirah Boarding School melakukan seleksi terhadap calon siswa SMP dan SMA Athirah tahun 2017-2018 di Enrekang.

Meski persyaratan untuk mengikuti tes tersebut cukup ketat hanya untuk siswa yang berpreatasi minimal juara atau rangking tiga di kelas atau di sekolah tempat mereka belajar. Namun antusias para pelajar untuk ikuti proses tes cukup banyak.

“Sekolah ini akan menyediakan fasilitas  lengkap,  tanpa biaya. Beasiswa full selama belajar di sana,” kata Irahayu, salah seorang tim yang bertugas melakukan seleksi.

Baharuddin, salah satu pengurus Baznas Enrekang yang melakukan bekerjasama dengan Yayasan Pendidikan Athira dalam proses seleksi, mengatakan dirinya senang dan bangga dengan antusias peserta.

“Alhamdulillah, minat anak untuk sekolah di SMP dan SMA Athirah Bone ini sangat luar biasa. Sebelumnya, kami hanya persiapkan 50 siswa atau 2 ruangan tes, ternyata yang datang 140 orang pada 2 kategori, SD 40 orang dan SMP 100 orang,” kata Bahar.

Bahar yang juga mantan anggota KPUD Enrekang ini mengatakan, Sekolah Athirah Bone merupakan Yayasan Pendidikan binaan Keluarga Kalla Group, milik Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla.

“Sebulan yang lalu, Baznas Enrekang berkunjung ke yayasan tersebut dalam rangka membangun kerjasama  di bidang pendidikan. Kami  berusaha mencari sekolah-sekolah favorit untuk anak-anak cerdas  di Enrekang. Alhamdulillah hari ini terlaksana proses seleksi sebagaimana harapan kami,” pungkas Bahar.

Ketertarikan Baznas Enrekang untuk memasukkan siswa berprestasi di Enrekang ke yayasan milik Mufidah Jusuf Kalla, istri Jusuf Kalla, ini karena ditempat ini pelajar betul-betul digodok sebagai siswa yang siap menjadi pribadi cerdas dan mandiri.

“Kami menyaksikan piala-piala di sana hasil dari prestasi siswanya. Pengurus mengatakan bahwa tidak adaa even yang mereka ikuti tanpa piala, mulai dari tingkat daerah sampai tingkat Nasional. Dengan segudang prestasi tersebut, SMA Athirah Bone digelari ‘Sekolahnya Para Juara’,” kata Bahar.

Baharuddin berharap, proses seleksi para siswa tersebut dapat lulus maksimal, memenuhi kuota yang tersedia tahun ini yakni 40 untuk SMP dan 40 untuk SMA jalur beasiswa.

Peserta seleksi tiap tahun rata-rata di atas 1.000 siswa. Sementara untuk kuota non beasiswa yang diminta hanya 20 orang saja dengan biaya masuk Rp 23.000.000 dan biaya per bulan sebesar Rp 3 juta.(*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baznas Kabupaten Enrekang.

Copyright © 2018-2022 Baznas Kab.Enrekang. Support by Mandarweb.com

To Top